Responsive image

Jika seseorang berpikir bahwa perdamaian dan cinta adalah hal klise yang harus telah ditinggalkan di tahun 60an, itu adalah masalah. Perdamaian dan Cinta adalah abadi.

Jhon Lennon

Tidak penting apapun agama atau sukumu. Kalau kamu bisa melakukan sesuatu yang baik untuk semua orang, orang tidak pernah tanya apa agamamu.

KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur)

Pada dasarnya kita tidak bisa memiliki kedamaian, atau kondisi yang menumbuhkan kedamaian tersebut, kecuali jika kita mengakui hak-hak asassi tiap individu, kepentingan mereka, martabat mereka, dan setuju bahwa itu adalah hal dasar yang harus diterima di seluruh dunia.

Eleanor Roosevelt

Silahkan gunakan kebebasan anda untuk mempromosikan kebebasan kami.

Aung San Suu Kyi

Hak Gay (LGBTIQ) adalah hak asasi manusia.

Hillary Clinton

Polres 50 Kota, Hukum 10 Pelaku Pemerkosaan Siswi MTs, Tolak Jalur Damai


Selasa, 29 April 2014 - 18:14:26 WIB
Diposting oleh : Administrator .:. Kat: Petisi Online .:. Hits: 28570 kali

Saya tak bisa bayangkan pedihnya rasa keluarga seorang anak remaja bernama NPD di 50 Kota, Padang.

Siswi MtS (setara SMP) berusia 15 tahun itu sedang berjalan menuju tempat belajar, ketika 10 pemuda menghadang dan membawa ke rumah kost. Disitulah ia disekap dan diperkosa selama 4 hari.

NPD bahkan sempat menelpon orang tuanya dengan ketakutan, namun ponselnya  berhasil direbut oleh pelaku. Orang tua NPD langsung mendatangi Polsek Guguk. Bukannya ditindak, laporan malah ditolak, dengan alasan kasusnya belum 24 jam. Bisakah bayangkan paniknya mereka?!

4 hari kemudian, NPD ditemukan  dalam  keadaan  psikis dan fisik yang menyedihkan.

Yang lebih mengejutkan, korban dibawa ke tempat seperti pesantren di sebuah bukit yang berjarak 20 km. Bahkan harus berjalan kaki. Kata polisi “Supaya dia (korban) tenang”. Tapi malah pemeriksaan fisik dan psikis tidak dilakukan!

Karena tidak ada penanganan yang memadai (didiamkan saja) maka setelah 2 hari keluarga membawa korban  pulang. Lalu, keluarga korban dibantu warga menghubungi pendamping dan pengacara yang kemudian memeriksakan korban di kota Padang.

Korban dibawa ke rumah sakit jiwa (RSJ) karena psikolog, psikiater, dan dokter untuk kasus ini cuma ada di sana. Hasilnya, psikis korban sangat terganggu akibat perkosaan dan terdapat banyak luka dan memar di seluruh badan korban karena disiksa.

Meski sudah mengalami siksaan  psikis dan fisik yang luar biasa tapi polisi tidak berpihak kepada korban. Faktanya, atas perintah dan pengawasan  langsung dari Kapolsek Guguk, ibu kost membersihkan dan membakar semua barang bukti di TKP padahal penyidikan masih berjalan.

Kapolsek juga menghubungi keluarga korban diminta untuk berdamai dengan pelaku namun ditolak oleh keluarga korban.

Setelah korban mengindentifikasi 10 nama pemerkosa, polisi hanya menetapkan satu tersangka yang kini ditahan di Polres 50 kota.

Sedihnya lagi, keluarga korban bukan keluarga mampu secara ekonomi. Setelah kejadian pemerkosaan itu, mereka diusir oleh pemilik rumah.

Kini, korban berpindah-pindah rumah kosong ditemani oleh ibu, adik dan kakaknya yang mempunyai anak balita.

Namun meski telah mengalami peristiwa pahit dengan kondisi seperti itu, NPD dengan luar biasanya masih memiliki semangat untuk ikut ujian akhir pada 5 Mei nanti.

Petisi ini saya buat untuk mendesak pihak kepolisian memproses kasus ini secara profesional dan berpihak kepada korban. Saya mohon juga agar Bapak Kapolri Sutarman menghukum anggotanya yang menghilangkan barang bukti dan membujuk keluarga korban untuk berdamai. Kepada pemkab 50 Kota saya minta agar memfasilitasi rehab psikis NPD karena korban berasal dari keluarga miskin yang tidak punya biaya untuk berobat.

Saya tidak mengenal korban sama sekali, namun sebagai warga negara dan perempuan  saya hanya ingin membantu karena korban, keluarga, pendamping dan pengacara tidak dipedulikan oleh pihak aparat.

Aparat penegak hukum harus memproses kasus perkosaan sadis ini dan menghukum semua pelaku seberat-beratnya mengingat beban yang harus ditanggung korban seumur hidup.

 

Ezki Suyanto

nb: Saya mendapat cerita detail tentang musibah yang menimpa NPD ini dari Ibu Nora seorang pendamping di LPAI dan Bapak Abdurahman seorang pengacara LBH Pergerakan Indonesia.


link : https://www.change.org/id/petisi/polres50kota-hukum-10-pelaku-pemerkosaan-siswi-mts-tolak-jalur-damai

Berita Terkait