KontraS Desak Polisi Usut Kepemilikan Senjata Rakitan di Makassar

"Polisi harus mengungkap siapa pemilik senjata itu. Jangan sampai ini barang ini didatangkan dari luar atau diproduksi di Makassar dan diperjual belikan, kata Wakil Koordinator Badan Pekerja KontraS , Nasrum
Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) meminta kepada Kepolisian untuk mengusut kepemilikan dua senjata rakitan dan puluhan butir peluru tajam yang ditemukan di Jl Sultan Alauddin III Makassar, Senin (1/6/2015) sekitar pukul 2.45 wita dini hari kemarin. Foto makassar.tribunnews.com
Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) meminta kepada Kepolisian untuk mengusut kepemilikan dua senjata rakitan dan puluhan butir peluru tajam yang ditemukan di Jl Sultan Alauddin III Makassar, Senin (1/6/2015) sekitar pukul 2.45 wita dini hari kemarin. Foto makassar.tribunnews.com

MAKASSAR, TRIBUNTIMUR.COM –  Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) meminta kepada Kepolisian untuk mengusut kepemilikan dua senjata rakitan dan puluhan butir peluru tajam yang ditemukan di Jl Sultan Alauddin III Makassar, Senin (1/6/2015) sekitar pukul 2.45 wita dini hari kemarin.

“Polisi harus mengungkap siapa pemilik senjata itu. Jangan sampai ini barang ini didatangkan dari luar atau diproduksi di Makassar dan diperjual belikan, kata Wakil Koordinator Badan Pekerja KontraS , Nasrum, Selasa (2/5/2015).

Nasrum mengatakan bebasnya peredaran senjata rakitan tersebut dapat mengancam keamanan di masyarakat. Sebab kepemilikan senjata bisa disalahgunakan oleh orang tak bertanggungjawab. Kemudian penjahat merasa lebih leluasa beraksi kalau memiliki senjata untuk melumpuhkan calon korbannya.

Kemudian diketahui beberapa bulan terakhir di Makassar banyak kasus penembakan misterius yang diduga ada kaitanya dengan beredar bebasnya senjata di Makassar. Seperti kasus di Jl Sultan Alauddin yang menewaskan seorang warga.

Dua senjata rakitan dan puluhan peluru tajam ditemukan oleh petugas gabungan Kepolisian Sektor Rappocini dan Tamalate melakukan penyisiran di Jl Sultan Alauddin Makassar kemarin. Senjata rakitan itu diduga milik mahasiswa . Pasalnya penyisiran itu dilakukan, pada waktu itu nyaris terjadi tawuran antara warga dengan sekelompok Mahasiswa.

Penulis: Hasan Basri
Editor: Ina Maharani
Sumber: makassar.tribunnews.com

Leave a Replay

Artikel Terbaru

Follow Us

Daftar untuk Berita Terbaru