PROGRAM KERJA

Program Kerja KontraS Sulawesi disusun berdasarkan pendekatan isu berbasis regional. Pertemuan dalam rangka penyusunan Rencana Strategis KontraS Sulawesi bersama Jaringan Kerja Advokasinya yang tersebar di 6 (enam) Provinsi di Sulawesi, di Tentena, Sulawesi Tengah, yang berlangsung selama dua hari (25 s.d 26 Januari 2014) telah melakukan pemetaan terkait isu-isu yang terjadi di wilayah masing-masing, yang garis besar meliputi: 1) Konflik Sumber daya alam (sengketa lahan, perkebunan, pertambangan); 2) Kekerasan oleh Negara yang bersumber dari kebijakan pemerintahan pusat (di Jakarta) dan pelaksana Negara di wilayah Sulawesi; 3) Pelanggaran HAM masa lalu; Kekerasan terhadap buruh migran; 4) kekerasan aparat yang meningkat dalam merespon kasus-kasus yang terjadi di masing-masing wilayah; 5) Meningkatnya konflik antar masyarakat yang dilatarbelakangi oleh faktor kebebasan beragama, beribadah, dan berkeyakinan; dan 6) Kebijakan pembangunan yang tidak berpihak pada korban di wilayah paska konflik.

Merespon isu-isu tersebut, KontraS Sulawesi menetapkan program-program kerjanya sebagai berikut; yang mana akan dilaksanakan bersama jaringan kerja advokasi yang tersebar di wilayah Sulawesi.

Riset dan Pendokumentasian

pemantauan atas kasus-kasus kekerasan dan pelanggaran HAM masa lalu di wilayah Sulawesi, termasuk agenda reformasi sektor keamanan

Advokasi

pendampingan kasus kekerasan berbasis pada sumber daya alam, kekerasan terhadap kelompok minoritas keagamaan/kepercayaan, dan  pelanggaran HAM masa lalu, termasuk keselamatan kerja pada pembela HAM di Sulawesi

Kampanye Anti Kekerasan

penyebaran gagasan-gagasan anti kekerasan di Sulawesi melalui ragam kegiatan dan pendidikan/ pelatihan kepada kelompok muda

Peningkatan Kapasitas Korban & Jaringan

Pendidikan, pelatihan dan sharing pembelajaran terkait HAM